banner ads banner ads banner ads banner ads banner ads

Anak-Anak Meniru Segala Tindakan Orang Dewasa

Sunday, May 9, 2010

Mendidik anak memang harus hati-hati. Karena anak tidak hanya mempelajari apa yang kita katakana tapi seluruh tindakan orang-orang disekitarnnya. Menurut penelitian, anak-anak meniru kelakuan orang dewasa sampai sedetai-detailnnya. 

Seperti dilansir di news.sciencemag.com,temuan tentang peniruan yang berlebihan anak terhadap tingkah laku orang dewasa, bahkan untuk tindakan yang tidak baik atau konyol sekalipun merupakan sifat dasar manusia yang berkontribusi besar terhadap kebudayaan kita yang kompleks.

Para peneliti mengetahui bahwa perilaku meniru merupakan cirri khusus yang dimiliki manusia. Dalam penelitian sebelumnya, anjing dan simpanse diajarkan untuk membuka sebuah kotak dan mengambil sebuah mainan dengan menirukan tindakan yang dilakukan pelatihnya. Hewan tersebut kemudian berhasil menirukan tindakan sang pelatih.

Namun, ketika pelatih menambahkan tindakan diluar yang diajarkan, seperti membersihkan kotak terlebuh dahulu dengan kemoceng. Anjing dan Simpanse tetap hanya melakukan tindakan membuka kotak dan mengambil mainan yang ada didalamnnya.

Hal ini berbeda ketika diterapkan kepada sample seorang anak. Bahkan anak mengikuti detail yang tidak penting seperti membersihkan kotak dengan kemoceng baru membuka kotak dan mengambil mainan. 

“Hewan hanya berfokus untuk menyelesaikan pekerjaan saja.” Kata Mark Nielsen, seorang psikologis di Universitas Queensland di Brisbane, Australia. “Manusia cenderung melupakan hasil akhir dan meniru semua yang mereka lihat.”

Berbeda dengan para orang tua di Barat yang mengajarkan anaknya dengan menggunakan peraturan dan petunjuk dengan tetap berada dibelakang dan mengajarkannya dengan meniru apa yang mereka lakukan, orang tua di pedalaman Afrika mengajarkan anaknya untuk berburu, dengan mengajaknya berburu secara langsung.

Selama berburu, orang tua membiarkan anak belajar dengan menganalisa antara percobaan dan kesalahan.Cara seperti ini menurut hipotesis Nielsen, akan membuat anak meniru seperlunnya saja atau terhindar dari peniruan yang berlebihan.


Baca Artikel Menarik Lainnya



Bisnis Online



0 comments:

Bagaimana Pendapat Kamu?


Tulis Komentar Kamu disini dengan sopan dan bukan spam tentunya. Kamu bisa Log in ke akun kamu untuk berkomentar, atau Kamu bisa berkomentar sebagai tamu dengan mengisi Nama dan URL atau boleh juga tanpa Identitas (anonymous).

Thanks for visiting my blog :)

Baca-Baca Lagi Yuuk

Artikel Terpopuler

Random Template

Tips Facebook

Berita Sepak Bola

Download Dari Azys Media

Recent News

Tips Azys Media

  © Blogger templates Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP