banner ads banner ads banner ads banner ads banner ads

Pemuda Gaza Berjuang Menembus Tembok Mesir

Thursday, May 6, 2010

“Setiap masalah pasti ada penyelesaiannya. Tembok penghalang baja milik Mesir memang sebuah masalah, tapi kami menemukan solusinya,” ujar Mohammed, seorang penggali terowongan asal Gaza yang tidak ingin nama sebenarnya disebut.

Seperti dilansir di BBCnews, Mohammed yang dipenuhi debu dan tanah sedang dalam proses penggalian sebuah terowongan tembusan dari Gaza menuju Mesir sepanjang 2.460 kaki. Dia mengatakan bahwa dia telah menggali terowongan tersebut selama 18 bulan.

Selagi dia menyeret sebuah plastik berisi pasir dengan sebuah mesin elektronik di sepanjang terowongan tersebut, Mohammed mengatakan penghalang besi baru milik mesir yang dibuat dibawah tanah untuk menghentikan penyelundupan hanyalah sebuah “lelucon”.

“Kami hanya memotongnya menggunakan las yang yang diberi oksigen bertekanan tinggi”, katanya.

Padahal pemerintah Mesir baru saja membangun penghalang besi tersebut tahun lalu. Ketika selesai, penghalang besi tersebut mencapai panjang 11 km, dan melebar ke bawah sepanjang 18 m ke dalam tanah.

Menurut pemerintah Mesir, penghalang tersebut dibuat tahan bom, dibuat dari baja yang super kuat dan menghabiskan dana jutaan dolar untuk membangunnya.

Mohammed hanya tersenyum ketika mendengar klaim Mesir ini.

“Kami membayar sekitar 1000 dolar untuk seorang laki-laki dengan pemotong bertenaga oksigen untuk masuk kedalam terowongan dan memotong besi penghalang tersebut. Kira-kira kami membutuhkan tiga minggu untuk melubangi besi penghalang tersebut namun akhirnya kami berada disini.” Kata Mohammed.

Mohammed mengatakan bahwa penghalang besi tersebut tebalnya mencapai 5-10 cm. berita penggalian ini akan menjadi sesuatu yang memalukan bagi pemerintah Mesir.

Dimotori oleh Amerika Serikat yang menyuntikan dana jutaan dolar sebagai bantuan militer terhadap Mesir, Pemerintah Mesir sendiri mengatakan akan mengatasi masalah penyelundupan ke Gaza.

Palestina sendiri sudah mengalami blokade ekonomi dari Israel dan Mesir sejak tahun 2007 ketika pergerakan Islam Hamas mengambil alih Palestina.

Blokade ekonomi tersebut untuk menekan pemerintahan Hamas dan untuk menghentikan penyelundupan senjata ke Negara tersebut.

Sementara itu dapat dikatakan bahwa pemerintahan sekuler Mesir juga memusuhi Hamas, yang memiliki sejarah hubungan dengan pergerakan oposisi di Mesir, Muslim Brotherhood . Pergerakan oposisi terbesar di Mesir tersebut dianggap illegal namun tetap diperbolehkan.

Warga Gaza sendiri sangat marah dengan pemerintah Mesir, karena menurut mereka hanya menambah penderitaan saja. Blokade ini membuat Gaza berharap penuh pada terowongan-terowongan selundupan dari Mesir.

Barang-barang bernilai jutaan dolar mungkin sudah diselundupkan melalui terowongan bawah tanah setiap bulannya. Semua barang mulai dari peti es sampai kipas angin, domba sampai sampo dapat didistribusikan melalui terowongan tersebut.

Bahkan PBB memperkirakan 80% impor Gaza diperoleh melalui terowongan-terowongan tersebut.


Baca Artikel Menarik Lainnya



Bisnis Online



0 comments:

Bagaimana Pendapat Kamu?


Tulis Komentar Kamu disini dengan sopan dan bukan spam tentunya. Kamu bisa Log in ke akun kamu untuk berkomentar, atau Kamu bisa berkomentar sebagai tamu dengan mengisi Nama dan URL atau boleh juga tanpa Identitas (anonymous).

Thanks for visiting my blog :)

Baca-Baca Lagi Yuuk

Artikel Terpopuler

Random Template

Tips Facebook

Berita Sepak Bola

Download Dari Azys Media

Recent News

Tips Azys Media

  © Blogger templates Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP