banner ads banner ads banner ads banner ads banner ads

Warga Inggris Terbakar Bahan Kimia Sofa Buatan China

Saturday, May 1, 2010

Di Inggris raya saat ini sedang dikejutkan dengan fenomena sofa beracun yang membakar kulit pemiliknya. Kurang lebih 2000 orang di Inggris saat ini akan menerima kompensasi atas bencana yang ditimbulkan kursi buatan China tersebut.


Sofa pembawa bencana tersebut diproduksi oleh sebuah perusahaan China, yaitu Linkwise dan Eurosofa. Sofa-sofa beracun tersebut ternyata mengandung formula anti jamur yang diidentifikasi sebagai bahan kimia pembasmi jamur, dimethyl fumarate atau DMF. Bahan kimia DMF biasanya digunakan untuk furnitur untuk melindunginya dari jamur ketika disimpan di gudang.

Ketika pembeli sofa membawa pulang sofa, DMF tersebut berubah menjadi gas berbahaya yang akhirnya membakar kulit. Akhirnya, para pembeli menderita gangguan pada kulit dan mata yang akut disertai kesulitan bernafas dan beberapa gejala lainnya.

Perusahaan sofa tersebut telah menjual sekitar 100 ribu sofa yang mengandung bahan kimia DMF. Saat ini, European Union telah melarang perusahaan itu menjual produknya. Sementara itu, para korban menjadi panik karena ketakutan jika sampai penyakitnya berkembang menjadi kanker kulit.

Pengadilan menyatakan bahwa penyalur sofa berbahaya tersebut kini telah menyetujui untuk membayar sampai 30.5 juta dolar kepada 2.000 korban sofa tersebut. Para korban akan menerima uang kompensasi antara 1.800 dolar sampai 13.700 dolar.


Baca Artikel Menarik Lainnya



Bisnis Online



0 comments:

Bagaimana Pendapat Kamu?


Tulis Komentar Kamu disini dengan sopan dan bukan spam tentunya. Kamu bisa Log in ke akun kamu untuk berkomentar, atau Kamu bisa berkomentar sebagai tamu dengan mengisi Nama dan URL atau boleh juga tanpa Identitas (anonymous).

Thanks for visiting my blog :)

Baca-Baca Lagi Yuuk

Artikel Terpopuler

Random Template

Tips Facebook

Berita Sepak Bola

Download Dari Azys Media

Recent News

Tips Azys Media

  © Blogger templates Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP